cool hit counter

PCIM Korea Selatan - Persyarikatan Muhammadiyah

PCIM Korea Selatan
.: Home > Sejarah

Homepage

Sejarah

Bulan Agustus 2015 selepas Muktamar Muhammadiyah di Makassar, Phisca Aditya mahasiswa S2 SeoulTech yang sewaktu di Indonesia aktif di IMM UGM dan IPM Bantul mulai mencari teman-teman mahasiswa dan pekerja Indonesia di Korea yang bisa diajak bergabung di Keluarga Muhammadiyah Korsel.

Melalui jaringan Alumni IMM UGM, Nurina Habibah mahasiswi S2 HallymUniversity yang sewaktu di Indonesia pernah aktif di Nasyiatul Aisyiyah Wirobrajan bisa diajak bergabung ke Muhammadiyah Korsel.

Bertambah lagi, Adam Febriyanto Mahasiswa Integrative UST KIER yang juga sekjend IMUSKA (Indonesian Student Muslim Society in Korea), berlatar belakang keluarga di Indonesia juga simpatisan Muhammadiyah, akhirnya beliau bergabung bersama istrinya Khairummy Mardhiyah yang juga menemani di Korea.

Bulan September 2015, bertambah lagi mahasiswa SeoulTech yang bergabung. Faris Muhammad Syariati beserta Istrinya Fathiya Hanifah yang memang keluarga juga berlatar belakang Muhammadiyah.

Akhir November 2015, bertambah lagi kader Pemuda Muhammadiyah Kulon Progo yakni Bardi (Jamaah Masjid Uijeongbu) yang saat ini sedang bekerja di Korea.

Hingga November 2015, sudah terkumpul 7 orang yang ini merupakan assabiqunal awwalun Keluarga Muhammadiyah Korsel (Phisca, Nurina, Adam, Faris, Dhiah,Fathiya, dan Bardi) Kemudian brainstorming dan diskusi-diskusi pun dimulai, hingga akhirnya 29 Desember 2015 di inisiasi Kajian Online sekaligus forum silaturahmi Keluarga Muhammadiyah Korsel.

28 Maret 2016 menjadi awal Keluarga Muhammadiyah Korea Selatan secara resmi Go Public. Mulai saat itu mulai bergabunglah beberapa WNI yang lainnya hingga sampai sekarang sudah terkumpul 12 WNI yang aktif mulai dari teman-teman Pekerja, Pelajar, dan Istri yang menemani suaminya belajar di Korea. 12 Anggota keluarga Muhammadiyah Korea Selatan tersebut diantaranya adalah : Phisca Aditya R, Adam Febriyanto N, Faris M Syariati, Fathiya Hanifah, Nurina Habibah, Khairummy Mardhiah, Bardi, Dzulfikar Ad iP, M. Ridwan Dzikrurrokhim, Abas Riyono, Allen Kurniawan, dan Dimas Paradhita.

3 April 2016 kami menggelar Temu Darat dan Silaturahim Perdana Keluarga Muhammadiyah Korea sekaligus jalan-jalan melihat bunga-bunga sakura di sepanjang Hang River, Yeoido.

18 Oktober 2016 resmi menjadi PCIM Korea Selatan dengan ketua Phisca Aditya Rosyady dan Sekretaris Muhammad Ridwan Dzikrurrokhim.

Berita

Agenda

Pengumuman

Link Website